Gejala Kena Virus Corona Dan Eight Cara Cegah Penyebarannya

Sebaliknya, hasilrapid test COVID-19 negatifjuga belum tentu menandakan bahwa Anda terbebas dari COVID-19. Oleh sebab itu, apa pun hasil rapid check Anda, konsultasikan dengan dokter agar dapat diberikan pengarahan lebih lanjut, termasuk perlu tidaknya mengonfirmasi hasil tes tersebut dengan tes PCR. ALODOKTER juga memiliki fitur untuk membantu Anda memeriksa risiko tertular COVID-19 dengan lebih mudah. Untuk menggunakan fitur tersebut, silakan klik gambar di bawah ini. Bila gejala yang Anda alami memberat atau Anda memerlukan pemeriksaan langsung oleh dokter, Anda bisa membuat janji konsultasidengan dokter melalui aplikasi ALODOKTER agar bisa diarahkan ke dokter terdekat yang dapat membantu Anda. Untuk memastikan apakah gejala-gejala tersebut merupakan gejala dari virus Corona, diperlukan rapid test atau PCR.

Kami membuat grup Whatsapp untuk saling bertukar informasi dan juga saling mendukung. Beberapa poin didapatkan Femy dari referensi yang diberikan sang sepupu berdasarkan protokol kesehatan yang dikombinasikan dengan sejumlah hal yang dia dapatkan dari berbagai literatur yang ditemukannya melalui riset. Menggunakan masker medis tiga lapis sepanjang hari, kecuali saat makan dan mandi. Sejak tanggal 15 Maret 2020, Presiden meminta pemda membuat kebijakan belajar dari rumah untuk pelajar dan mahasiswa. Jokowi menyerahkan penentuan status kedaruratan daerah kepada kepala daerah. Langkah strategis juga segera diambil pemerintah terutama dalam bidang kesehatan.

Beberapa penyakit tersebut antara lain penyakit jantung, asma, diabetes, hingga HIV/AIDS. Karena mudah menular, penyakit ini juga berisiko tinggi menginfeksi para tenaga medis yang merawat pasien COVID-19. Oleh karena itu, tenaga medis dan orang yang melakukan kontak dengan pasien COVID-19 perlu menggunakan alat pelindung diri . Di sisi lain, larangan perjalanan Presiden Donald Trump pada 26 negara Eropa telah mulai berlaku di AS, sebagai bagian dari rencana darurat untuk mengatasi krisis virus corona. “Lalu bagi yang sakit flu dan batuk, tanamkan etika batuk. Jadi ketika batuk ditutup dengan tisu. Lalu jangan meludah sembarangan, buang dahak sembarangan, juga hindari kerumunan dan lekas periksa ke dokter. Itu suggestions kita.” katanya.

Melalui telepon, mereka akan memberitahu langkah yang perlu dilakukan sembari mereka mempersiapkan diri dengan alat pelindung diri seperti masker, baju disposal, dan lain-lain. Lakukan isolasi mandiri selama 2 minggu dengan tidak keluar rumah dan menjaga jarak dengan orang dalam satu rumah. Penyebarannya yang cepat membuat beberapa negara menerapkan kebijakan untuk memberlakukanlockdownuntuk mencegah penyebaran virus Corona. Di Indonesia, pemerintah menerapkan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar untuk menekan penyebaran virus ini.

Banyak yang bertanya, bagaimana pasien Covid-19 bisa sembuh setelah dinyatakan positif terinfeksi virus corona. Padahal, di belahan dunia mana pun, hingga kini belum ditemukan vaksin untuk ‘mematikan’ virus tersebut. Orang yang terinfeksi 2019-nCoV dan influenza akan mengalami gejala infeksi saluran pernafasan yang sama, seperti demam, batuk dan pilek. Namun kesamaan gejala tersebut membuat kita sulit mengidentifikasi masing-masing penyakit tersebut, sehingga pemeriksaan laboratorium sangat diperlukan untuk mengkonfirmasi apakah seseorang terinfeksi 2019-nCoV. Jika misalnya ada orang yang batuk atau bersin, kamu sebaiknya juga menjaga jarak agar tidak sampai terkena percikan ludah. Di samping itu, hindari untuk sering menyentuh bagian mulut atau hidung dengan tangan.

Langkah tepat jika terkena Covid

Saat ini masa inkubasi COVID-19 diperkirakan antara 2-11 hari, dan perkiraan ini dapat berubah sewaktu-waktu sesuai perkembangan kasus. Berdasarkan data dari penyakit akibat coronavirus sebelumnya, seperti MERS dan SARS, masa inkubasi COVID-19 juga bisa mencapai 14 hari. Namun orang yang lebih tua dan orang-orang dengan kondisi medis yang sudah ada sebelumnya tampaknya lebih rentan untuk menderita sakit parah.