Agar Tak Tertular, Ini Cara Mencegah Virus Corona Versi Who

Seluruh petugas dipastikan WAJIB mengenakan ADP guna melindungi diri dan memastikan dirinya aman dari risiko penyebaran virus. Seseorang yang diduga menunjukkan gejala ringan virus corona tidak perlu dirawat di rumah sakit . Saat dalam kondisi tersebut, masyarakat perlu memahami bahwa mereka harus menjaga jarak dan tidak keluar rumah. Dengan munculnya kasus COVID-19 di seluruh dunia, pemerintah menyusun langkah-langkah untuk mencegah penyebaran virus dan meminimalkan risiko bagi kelompok yang paling rentan.

Langkah tepat jika terkena Covid

Perlindungan yang ditawarkan mulai dari Manfaat Meninggal Dunia akibat penyakit (termasuk COVID-19), Santunan Rawat Inap dan ICU. Dengan Asuransi Kesehatan Traveloka, kamu dan keluarga bisa merasa tenang meski di tengah pandemi. Masker kain ini tidak seefektif menggunakan masker medis atau N95.

Kadang beberapa sekolah tetap menyarankan staf, guru, atau siswanya masuk meski memiliki gejala tidak enak badan. Dengan adanya COVID-19 ini kiranya bisa melonggarkan peraturan untuk tidak hadir bagi staf, guru, atau siswa yang memiliki gejala umum COVID-19 dengan tetap melampirkan surat izin jika diperlukan. Ukur suhu tubuh setiap hari dan perhatikan perkembangan kondisi tubuh. Jika kondisi memburuk kontak hotline 119 dan cari bantuan medis. Makan makanan bergizi, minum air yang cukup dan di pagi hari berjemur di luar di bawah sinar matahari. Riwayat perjalanan ke daerah yang terjangkit, bisa saja membuat orang tersebut terinfeksi, namun belum merasakan gejalanya, padahal orang tersebut sudah terinfeksi karena masa inkubasi 14 hari.

Sejauh ini, WHO menyatakan bahwa virus corona tidak menular melalui udara. Jadi, berada dalam lingkungan yang sama tanpa interaksi langsung tidak dapat menularkan virus. Jika Anda merasa bahwa tetangga membutuhkan perawatan ekstra, segera hubungi fasilitas kesehatan terdekat. Virus Corona bisa masuk melalui space segitiga wajah, seperti mata, hidung, dan mulut adalah bagian yang mudah tersentuh tangan, disadari maupun tidak sadar.

Nurul mengatakan, vaksin yang selama ini menjadi pertanyaan banyak orang bukanlah sesuatu yang dapat menyembuhkan pasien-pasien positif Covid-19. Namun, itu berguna untuk mencegah kematian bagi pengidap virus tersebut. Konsultan kesehatan masyarakat dari Center for Indonesia’s Strategic Development Initiatives dr. Nurul Nadia Luntungan menjelaskan, Covid-19 hampir sama seperti virus flu lainnya, yang dapat sembuh dengan sendirinya.

Ketika seseorang diduga terinfeksi corona, gejala ringan yang muncul adalah batuk hingga demam. Berdasarkan panduan, bila gejala ini muncul, sebaiknya orang tersebut melakukan karantina sendiri di rumah selama 14 hari. Beberapa anjing dan kucing yang berkontak dengan manusia yang terinfeksi dinyatakan positif COVID-19. Dalam eksperimen, kucing dan musang dapat menularkan infeksi ke hewan lain dari spesies yang sama, tetapi tidak ada bukti bahwa hewan-hewan ini dapat menularkan penyakit ke manusia dan berperan dalam menyebarkan COVID-19.

PPE (mis. masker dan sarung tangan) disediakan di konter untuk karyawan dan pengunjung. Secara aktif memantau perkembangan wabah virus dan bekerja dengan manajemen untuk menyebarluaskan pesan kepada karyawan dengan arahan yang jelas atas langkah-langkah yang perlu dilakukan. Lakukan pengukuran suhu harian dan observasi gejala klinis seperti batuk atau kesulitan bernapas.

Selain itu, rutin berolahraga, tidur yang cukup, tidak merokok, dan tidak mengonsumsi minuman beralkohol juga bisa meningkatkan daya tahan tubuh agar terhindar dari penularan virus Corona. Selanjutnya, dokter akan melakukan karantina terhadap Anda untuk mencegah virus tertular pada orang lain. Bila ingin ke rumah sakit saat gejala bertambah berat, sebaiknya hubungi dulu pihak rumah sakit untuk menjemput. Ini termasuk cuti sakit yang dibayar dengan periode dua minggu, cuti medis hingga hingga tiga bulan, pengujian virus free of charge untuk mereka yang tidak memiliki asuransi dan bantuan makanan. “Dari pintu masuk penyaringan dengan thermo scanner, lalu evakuasi jika terindikasi dan isolasi. Jadi fasilitas kesehatan di Indonesia mampu,” ujarnya. Diah mengatakan Indonesia memiliki kemampuan dari kapasitas pencegahan dan pengendalian, hingga prognosis virus dan terapi penanganan.

Saat Anda pergi ke fasilitas kesehatan, kenakan masker jika memungkinkan, jaga jarak setidaknya 1 meter dari orang lain dan jangan menyentuh permukaan benda dengan tangan Anda. Batuk, bersin, atau berbicara dapat menghasilkan percikan yang dapat menjadi sumber penularan. Percikan ini dapat menempel di wajah orang lain di dekatnya dan lingkungan sekitar. Jika orang yang terinfeksi batuk, bersin, atau berbicara saat mengenakan masker medis, penggunaan masker dapat membantu melindungi orang-orang terdekat dari infeksi. Jika orang sakit perlu pergi ke fasilitas kesehatan, mereka harus memakai masker medis.